Teknologi WIN‑T
Dikembangkan oleh peneliti bioteknologi Korea
WIN‑T adalah teknologi milik Bioten untuk memaksimalkan penyerapan bahan alami yang sulit diserap tubuh seperti curcumin, hasil riset bersama Korea Research Institute of Bioscience and Biotechnology (KRIBB).

Dr. Lee Woo-song
CTO & Wakil Presiden Direktur, Bioten Co., Ltd.
- Lebih dari 20 tahun di Korea Research Institute of Bioscience and Biotechnology (2001–2022)
- Pernah menjabat Direktur Institut Riset Biomaterial dan Kepala Cabang Jeonbuk KRIBB
- Asisten Profesor Riset, KAIST (2000–2001)
- Peneliti Pascadoktoral, University of California, Los Angeles (UCLA) (1997–1998)
- Adjunct Professor, University of Science and Technology (UST), Korea (2005–2017)
- Doktor Farmasi (Kimia Farmasi), Tokushima University, Jepang
Masalahnya
Curcumin biasa sulit diserap tubuh
Curcumin bersifat larut lemak dan sulit larut dalam air, sehingga kurang dari 2% yang diserap tubuh. Sebagian besar juga cepat dikeluarkan setelah dikonsumsi.



Ilustrasi perbandingan.
Solusi WIN‑T
Penyerapan dimaksimalkan, bukan sekadar dihaluskan
Berbeda dengan metode yang hanya menghaluskan partikel, WIN‑T membentuk kompleks curcumin dengan pelarut alami sehingga curcumin terdispersi dalam air dan jauh lebih mudah diserap tubuh.
Curcumin + pelarut alami
Curcumin digabungkan dengan pelarut alami: steviol glikosida atau senyawa dari akar manis (licorice).
Proses dengan peralatan berpaten
Diproses menggunakan peralatan khusus yang telah dipatenkan di Korea.
Tencumin berpenyerapan tinggi
Menghasilkan bahan curcumin dengan penyerapan tinggi: Water-soluble Tencumin S Plus dan G Plus.
Data Penyerapan
Hingga ±1.000x lebih tinggi dibanding curcumin biasa
Uji hewan KRIBB — kadar curcumin dalam plasma darah selama 6 jam.
Kurva farmakokinetik: menampilkan kadar curcumin dalam plasma darah (ng/mL) sebagai indikator bioavailabilitas. Penurunan kurva mencerminkan distribusi curcumin ke jaringan target, bukan berakhirnya kerja produk.
Uji penyerapan pada bahan baku Water-soluble Tencumin S plus, bahan utama Curcumin WIN‑T; Tencumin G plus digunakan dalam jumlah kecil sebagai bahan pendukung. Lembaga penguji: KRIBB. Hewan uji: mencit. Dosis: 25 mg/kg (jumlah curcumin). Pengambilan darah: 0,25–6 jam setelah pemberian. Kadar tertinggi 968,3 ng/mL pada menit ke‑15 tercatat dalam paten Korea No. 10‑2647386; pada waktu yang sama curcumin biasa berada di bawah batas deteksi (LOQ). Hasil uji pada hewan untuk bahan baku, bukan uji pada produk jadi.
Paten
Terdaftar di Korea Selatan
Teknologi WIN‑T dilindungi paten yang terdaftar di Korea Selatan.
Ada pertanyaan tentang teknologi WIN‑T?
Tim OLN Health siap membantu menjelaskan produk TenQmin melalui WhatsApp.


